BURUNG HANTU
=============>
Burung hantu memang sering dikaitkan dengan kekuatan sihir atau pengaruh supranatural dalam sebuah novel maupun film. Namun, dibalik mitos itu, burung hantu memiliki bentuk yang sangat indah, lirik saja burung hantu lembung atau yang disebut Tyto alba.Tyto alba memiliki kemampuan yang baik dalam menangkap mangsanya. Hal ini disebabkan karena ada beberapa bagian tubuh Tyto alba yang mendukung burung hantu ini menjadi pemburu yang luar biasa.Kehebatan pertama yang dimiliki Tyto alba adalah kemampuan terbang mereka yang unik. Kemampuan ini sangat berbeda dengan jenis-jenis burung predator lainnya yang mengandalkan kecepatan dan kejutan untuk memburu dan menerkam sasaran buruan mereka.
Burung hantu, ternyata tidak menakutkan seperti namanya. Jenis burung ini justru menjadi burung yang sangat berguna bagi petani. Mengapa bisa begitu? Burung ini merupakan musuh alami tikus.
Tikus pada skala kecil mungkin bukan termasuk binatang yang merugikan, tapi apabila dalam jumlah ratusan, ribuan atau bahkan puluhan ribu akan menjadi binatang yang dapat merusak lahan pertanian dan merugikan petani. Berbagai upaya dilakukan petani untuk mengendalikan hama tikus ini.Cara yang dilakukan petani Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga cukup menarik. Dengan memanfaatkan burung hantu untuk mengendalikan populasi tikus di sawah. Serangan tikus di Kedungjati memang tidak menyebabkan petani mengalami puso, tetapi serangan tikus cukup signifikan mengurangi produktifitas tanaman mereka.Melihat hal ini, Suparmin selaku ketua Gapoktan Subur Desa Kedungjati berinisiatif membuat sarang burung hantu yang dipasang di lokasi persawahan mereka. Dengan modal dari kantong sendiri Suparmin membuat beberapa kandang burung hantu dan bersama petani yang lain bergotong royong memasangnya di areal persawahan mereka. Saat ini rumah burung hantu sudah dipasang di 10 titik persawahan Kedungjati.Petani tidak perlu melepaskan burung hantu ke sawah mereka, tetapi hanya menyediakan rumahnya. Di Purbalingga, burung hantu masih ada yang bebas di alam liar, hal ini yang dimanfaatkan petani dengan menyediakan rumah bagi burung hantu sehingga bisa menetap di areal persawahan mereka. Setidaknya separuh dari rumah burung hantu yang dipasang petani sudah didiami burung hantu.Hal ini dapat dilihat dari ciri-cirinya seperti banyak kotoran burung di sekitar sarang, sering terdengar suara burung di malam hari dan lainnya. Untuk menjaga agar burung betah di rumah mereka, petani membuat peraturan agar tiang penyangga kandang dilarang diganggu terutama pada siang hari. Warga juga dilarang menembak burung hantu sehingga populasi burung hantu terjaga.dan perlu kita tahu kalau burung hantu sendiri memiliki khasiat dan manfat yang sangt bagus untuk kesehatan tubuh walaupun manfat serta khasiat burung hantu ini untuk memgusir tikus di sawah , jika kita tahu kalau ternyata burung hantu saat di konsumsi juga memiliki khasiat yang sama dengan Titan Gel yaitu mampu menjaga stamina kesehatan tubuh juga stamina keperkasaan jaringan organ vitalitas secara alami dan aman .Pemasangan rumah burung hantu memang berbuah manis. Petani sudah tidak takut lagi tanaman padi mereka diserang tikus. Memang tikus di sawah tidak habis, tetapi juga tidak menyebabkan petani merugi karena padinya terselamatkan dari pengrusakan parah hama tikus. Dari sisi ini sesungguhnya kita bisa berefleksi bahwa alam yang sudah tidak seimbang akan merugikan manusia itu sendiri. Kalau burung hantu dan ular sawah tidak habis diburu manusia, pasti petani tidak perlu takut padi mereka diserang tikus.
Lemak Burung Hantu Untuk Mempertajam Penglihatan. Burung hantu terdapat di seluruh penjuru dunia kecuali daerah Antartika. Burung hantu merupakan burung pemangsa di malam hari, tetapi dapat melihat dan terbang pada siang hari dan sama sekali tidak melihat di tempat yang gelap gulita, seperti manusia. Beberapa jenis burung hantu mencari mangsa pada siang hari. Paruhnya mempunyai bentuk yang tajam dan kuat. makanan utamanya berupa binatang bertulang belakang (vertebrata). Makanan lainnya adalah binatang penegrat, insekta, ikan dan cacing.terdapat di daerah musim dingin, perkawinan dilakukan setelah musim dingin berlalu, sedang yang terdapat di daerah tropis dilakukan sepanjang tahun. Apabila kebanyakan burung yang lain tidur, burung hantu terbang untuk mencari pangan sambil mempertahankan wilayahnya terhadap gangguan dari saingannya. Karena anaknya hamper tak mengenal rasa kenyang, maka burung hantu harus mencari pangan dalam remang-remang cahaya bulan.
Selain mempunyai nama yang seram, muka yang mengerikan, aktifitasnya pun dilakukan di malam hari. Karenanya berbagai mitos dan kepercayaan mistis sering disandangkan pada burung hantu ini.Tidak hanya di Indonesia, di luar negeri pun berbagai mitos mistik selalu menyertai keberadaan burung hantu. Rata-rata mitos tersebut berbau hal-hal menakutkan dan menyeramkan. Meskipun di beberapa negara justru mempunyai mitos yang sebaliknya, sebagai penolong dan sumber kebijaksanaan.Burung hantu merupakan sekumpulan jenis burung dari ordo Strigiformes. Burung ini sedikitnya terdiri atas 222 spesies (jenis) dan tersebar di seluruh dunia, kecuali di Antartika. Indonesia termasuk negara yang kaya akan spesies burung hantu. Sedikitnya belasan jenis burung mitos ini hidup di Indonesia bahkan beberapa di antaranya merupakan burung endemik. Di Indonesia burung ini disebut juga sebagai celepuk, serak, jampuk, kokok beluk, beluk ketupa, dan punggok atau pungguk.Kesemua jenis burung hantu mempunyai ciri khas yang hampir sama. Burung ini termasuk binatang nokturnal (aktif di malam hari), bisa terbang tanpa suara. Mata burung hantu menghadap ke depan seperti mata manusia dengan bola mata besar yang selalu melotot, serta kepalanya bisa berputar hingga 180 derajat, bahkan ada yang hingga 230 derajat.Rata-rata burung hantu memiliki bulu lurik berwarna kecoklatan atau abu-abu dengan bercak hitam dan putih. Ekornya pendek, tetapi sayapnya justru sangat lebar. Rentang sayap burung hantu mampu mencapai tiga kali panjang tubuhnya.
Burung hantu merupakan binatang karnivora dan pemburu yang handal. Paruh yang tajam dan kuat, kaki dan kuku tajam yang cekatan mencengkeram, kemampuannya berdiam mengintai ditunjang dengan kepala yang mampu berbutar 230 derajat, Matanya yang meghadap ke depan mampu mengukur jarak dengan tepat, ditambah dengan kemampuannya terbang dengan tanpa mengeluarkan suara. Bahkan beberapa spesies burung hantu selain mempunyai pendengaran yang baik juga mempunyai bulu-bulu di wajah yang ikut mengarahkan suara sehingga mampu mendeteksi keberadaan mangsa hanya dengan menggunakan suara.
Hampir semua jenis burung yang hidup di muka bumi ini mempunyai keunikan masing-masing. Begitu juga dengan burung Hantu atau Owl. Burung yang terdengar menyeramkan ini ternyata tak terlalu menakutkan bila dibandingkan dengan burung pemangsa lainnya.Mengapa demikian? Soalnya, burung Hantu sering dinyanyikan anak-anak dan mereka terbukti tidak takut sama sekali. Bahkan, suara burung Hantu yang bikin merinding, justru dianggap merdu oleh anak-anak yang menyanyikannya. Coba Anda nyanyikan kalau tidak percaya.
Dalam perburuan mangsa, Tyto alba sangat tergantung pada cara terbangnya yang tanpa suara. Suara yang timbul akibat pergerakan sayap mereka diredam oleh semacam lapisan yang nampak seperti beludru di permukaan bulu-bulu sayapnya.
Selain itu, tepi sayap Tyto memiliki rumbai-rumbai sangat halus yang juga berfugnsi untuk meredam bunyi kepakan sayap. Kemampuan terbang yang tanpa suara ini membuat mangsa tidak akan mendengar bunyi kepakan sayap tyto alba.
Tak berhenti di situ, Tyto alba memiliki penglihatan yang sangat tajam dan peka sehingga dapat melihat dalam kegelapan untuk mendeteksi lokasi mangsa. Bola mata Tyto alba diketahui memiliki kedudukan tetap pada tempatnya menghadap ke depan dan memberikan penglihatan yang bersifat binokuler dan stereoskopi yang memiliki adaptasi yang sangat baik untuk melihat pada intensitas cahaya yang sangat rendah.
Kehebatan mata Tyto alba juga didukung oleh pendengaran mereka yang menakjubkan. Tyto alba memiliki pendengaran yang tajam sehngga tahu persis dari mana suara berasal dan mampu menghafal bunyi tertentu terkait dengan jenis tertentu dari mangsanya. Hal ini disebabkan oleh bulu- bulu pendek dalam indra pendengaran Tyto alba yang berfungsi sebagai pemantul suara yang sangat peka dan mengarahkan mereka terhadap sumber bunyi sehingga mampu mendeteksi lokasi mangsa baik dalam arah maupun jarak secara tepat walaupun dalam keadaan gelap total.Untuk penyebarannya sendiri, burung hantu jenis ini bisa ditemui di semua tempat di muka bumi ini, kecuali di daerah kutub, gurun, pegunungan di Asia Utara, sebagian besar daerah Mikronesia dan pulau- pulau di kawasan Pacific.Tyto alba baru dideskripsikan secara resmi pada tahun 1769 oleh seorang naturalis berkebangsaaan Italia bernama Geovani Scopoli. Nama Tyto alba terdiri dari kata alba yang diambil dari bahasa Latin yang berarti putih.
Begitu besar manfaat burung hantu sebagai mitra petani, Pemerintah Kabupaten Semarang telah menggalakkan kembali pemanfaatan burung hantu. Berangkat dari belajar ke Pusat Karantina Burung Hantu Tlogoweru Kabupaten Demak Jawa Tengah, petani mulai mengembangkan burung hantu di beberapa kecamatan di Kabupaten Semarang. Bantuan pemerintah daerah berupa rumah burung hantu (rubuha) telah dilakukan dalam 2 tahun ini. Lokasi pendirian rumah burung hantu diletakkan di tengah-tengah sawah dimaksudkan untuk memancing burung hantu yang hidup bebas dan liar agar mau menempati rumah burung hantu sehingga burung hantu tersebut akan lebih mudah dalam memangsa hama tikus sawah. Rumah burung hantu yang berbentuk kotak dengan tiang penyangga tersebut akan secara alami didatangi burung hantu yang beranjak dewasa dengan meninggalkan tempat tinggal induknya.Keberhasilan pemanfaatan burung hantu sebagai pengendali hama tikus sawah adalah harus menjadi tugas dan tanggung jawab bersama baik masyarakat khususnya petani, pemerintah dan pihak swasta yang mempunyai kepedulian terhadap permasalahan ini. Belum semua petani mempunyai kesadaran bahwa burung hantu cukup efektif dalam pengendalian hama tikus sawah. Perlunya sosialisasi, penyuluhan dan peningkatan ketrampilan dalam mengembangkan burung hantu menjadi sebuah keharusan. Andaikata sebagian besar petani telah memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang manfaat burung hantu maka akan lebih mudah dalam pengembangan potensi burung hantu sebagai pengendali hama tikus sawah yang pada akhirnyadapat meningkatan produksi padi dan pendapatan petani sehingga akan lebih meningkatkan kesejahteraan petani.
Nah, itulah beberapa fakta unik dan mitos burung Hantu yang mencengangkan. Meski demikian, apapun mitos yang berkembang di masyarakat, burung Hantu tetaplah seekor burung eksotis yang mempunyai banyak keunikan. Bahkan, burung Hantu telah terbukti mampu membantu petani memusnahkan hama tikus di sawah. Jadi, tetap cintai burung Hantu dan jangan percaya mitos tentang burung Hantu yang belum terbukti kebenarannya.
=============>
Burung hantu memang sering dikaitkan dengan kekuatan sihir atau pengaruh supranatural dalam sebuah novel maupun film. Namun, dibalik mitos itu, burung hantu memiliki bentuk yang sangat indah, lirik saja burung hantu lembung atau yang disebut Tyto alba.Tyto alba memiliki kemampuan yang baik dalam menangkap mangsanya. Hal ini disebabkan karena ada beberapa bagian tubuh Tyto alba yang mendukung burung hantu ini menjadi pemburu yang luar biasa.Kehebatan pertama yang dimiliki Tyto alba adalah kemampuan terbang mereka yang unik. Kemampuan ini sangat berbeda dengan jenis-jenis burung predator lainnya yang mengandalkan kecepatan dan kejutan untuk memburu dan menerkam sasaran buruan mereka.
Burung hantu, ternyata tidak menakutkan seperti namanya. Jenis burung ini justru menjadi burung yang sangat berguna bagi petani. Mengapa bisa begitu? Burung ini merupakan musuh alami tikus.
Tikus pada skala kecil mungkin bukan termasuk binatang yang merugikan, tapi apabila dalam jumlah ratusan, ribuan atau bahkan puluhan ribu akan menjadi binatang yang dapat merusak lahan pertanian dan merugikan petani. Berbagai upaya dilakukan petani untuk mengendalikan hama tikus ini.Cara yang dilakukan petani Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga cukup menarik. Dengan memanfaatkan burung hantu untuk mengendalikan populasi tikus di sawah. Serangan tikus di Kedungjati memang tidak menyebabkan petani mengalami puso, tetapi serangan tikus cukup signifikan mengurangi produktifitas tanaman mereka.Melihat hal ini, Suparmin selaku ketua Gapoktan Subur Desa Kedungjati berinisiatif membuat sarang burung hantu yang dipasang di lokasi persawahan mereka. Dengan modal dari kantong sendiri Suparmin membuat beberapa kandang burung hantu dan bersama petani yang lain bergotong royong memasangnya di areal persawahan mereka. Saat ini rumah burung hantu sudah dipasang di 10 titik persawahan Kedungjati.Petani tidak perlu melepaskan burung hantu ke sawah mereka, tetapi hanya menyediakan rumahnya. Di Purbalingga, burung hantu masih ada yang bebas di alam liar, hal ini yang dimanfaatkan petani dengan menyediakan rumah bagi burung hantu sehingga bisa menetap di areal persawahan mereka. Setidaknya separuh dari rumah burung hantu yang dipasang petani sudah didiami burung hantu.Hal ini dapat dilihat dari ciri-cirinya seperti banyak kotoran burung di sekitar sarang, sering terdengar suara burung di malam hari dan lainnya. Untuk menjaga agar burung betah di rumah mereka, petani membuat peraturan agar tiang penyangga kandang dilarang diganggu terutama pada siang hari. Warga juga dilarang menembak burung hantu sehingga populasi burung hantu terjaga.dan perlu kita tahu kalau burung hantu sendiri memiliki khasiat dan manfat yang sangt bagus untuk kesehatan tubuh walaupun manfat serta khasiat burung hantu ini untuk memgusir tikus di sawah , jika kita tahu kalau ternyata burung hantu saat di konsumsi juga memiliki khasiat yang sama dengan Titan Gel yaitu mampu menjaga stamina kesehatan tubuh juga stamina keperkasaan jaringan organ vitalitas secara alami dan aman .Pemasangan rumah burung hantu memang berbuah manis. Petani sudah tidak takut lagi tanaman padi mereka diserang tikus. Memang tikus di sawah tidak habis, tetapi juga tidak menyebabkan petani merugi karena padinya terselamatkan dari pengrusakan parah hama tikus. Dari sisi ini sesungguhnya kita bisa berefleksi bahwa alam yang sudah tidak seimbang akan merugikan manusia itu sendiri. Kalau burung hantu dan ular sawah tidak habis diburu manusia, pasti petani tidak perlu takut padi mereka diserang tikus.
Lemak Burung Hantu Untuk Mempertajam Penglihatan. Burung hantu terdapat di seluruh penjuru dunia kecuali daerah Antartika. Burung hantu merupakan burung pemangsa di malam hari, tetapi dapat melihat dan terbang pada siang hari dan sama sekali tidak melihat di tempat yang gelap gulita, seperti manusia. Beberapa jenis burung hantu mencari mangsa pada siang hari. Paruhnya mempunyai bentuk yang tajam dan kuat. makanan utamanya berupa binatang bertulang belakang (vertebrata). Makanan lainnya adalah binatang penegrat, insekta, ikan dan cacing.terdapat di daerah musim dingin, perkawinan dilakukan setelah musim dingin berlalu, sedang yang terdapat di daerah tropis dilakukan sepanjang tahun. Apabila kebanyakan burung yang lain tidur, burung hantu terbang untuk mencari pangan sambil mempertahankan wilayahnya terhadap gangguan dari saingannya. Karena anaknya hamper tak mengenal rasa kenyang, maka burung hantu harus mencari pangan dalam remang-remang cahaya bulan.
Selain mempunyai nama yang seram, muka yang mengerikan, aktifitasnya pun dilakukan di malam hari. Karenanya berbagai mitos dan kepercayaan mistis sering disandangkan pada burung hantu ini.Tidak hanya di Indonesia, di luar negeri pun berbagai mitos mistik selalu menyertai keberadaan burung hantu. Rata-rata mitos tersebut berbau hal-hal menakutkan dan menyeramkan. Meskipun di beberapa negara justru mempunyai mitos yang sebaliknya, sebagai penolong dan sumber kebijaksanaan.Burung hantu merupakan sekumpulan jenis burung dari ordo Strigiformes. Burung ini sedikitnya terdiri atas 222 spesies (jenis) dan tersebar di seluruh dunia, kecuali di Antartika. Indonesia termasuk negara yang kaya akan spesies burung hantu. Sedikitnya belasan jenis burung mitos ini hidup di Indonesia bahkan beberapa di antaranya merupakan burung endemik. Di Indonesia burung ini disebut juga sebagai celepuk, serak, jampuk, kokok beluk, beluk ketupa, dan punggok atau pungguk.Kesemua jenis burung hantu mempunyai ciri khas yang hampir sama. Burung ini termasuk binatang nokturnal (aktif di malam hari), bisa terbang tanpa suara. Mata burung hantu menghadap ke depan seperti mata manusia dengan bola mata besar yang selalu melotot, serta kepalanya bisa berputar hingga 180 derajat, bahkan ada yang hingga 230 derajat.Rata-rata burung hantu memiliki bulu lurik berwarna kecoklatan atau abu-abu dengan bercak hitam dan putih. Ekornya pendek, tetapi sayapnya justru sangat lebar. Rentang sayap burung hantu mampu mencapai tiga kali panjang tubuhnya.
Burung hantu merupakan binatang karnivora dan pemburu yang handal. Paruh yang tajam dan kuat, kaki dan kuku tajam yang cekatan mencengkeram, kemampuannya berdiam mengintai ditunjang dengan kepala yang mampu berbutar 230 derajat, Matanya yang meghadap ke depan mampu mengukur jarak dengan tepat, ditambah dengan kemampuannya terbang dengan tanpa mengeluarkan suara. Bahkan beberapa spesies burung hantu selain mempunyai pendengaran yang baik juga mempunyai bulu-bulu di wajah yang ikut mengarahkan suara sehingga mampu mendeteksi keberadaan mangsa hanya dengan menggunakan suara.
Hampir semua jenis burung yang hidup di muka bumi ini mempunyai keunikan masing-masing. Begitu juga dengan burung Hantu atau Owl. Burung yang terdengar menyeramkan ini ternyata tak terlalu menakutkan bila dibandingkan dengan burung pemangsa lainnya.Mengapa demikian? Soalnya, burung Hantu sering dinyanyikan anak-anak dan mereka terbukti tidak takut sama sekali. Bahkan, suara burung Hantu yang bikin merinding, justru dianggap merdu oleh anak-anak yang menyanyikannya. Coba Anda nyanyikan kalau tidak percaya.
Dalam perburuan mangsa, Tyto alba sangat tergantung pada cara terbangnya yang tanpa suara. Suara yang timbul akibat pergerakan sayap mereka diredam oleh semacam lapisan yang nampak seperti beludru di permukaan bulu-bulu sayapnya.
Selain itu, tepi sayap Tyto memiliki rumbai-rumbai sangat halus yang juga berfugnsi untuk meredam bunyi kepakan sayap. Kemampuan terbang yang tanpa suara ini membuat mangsa tidak akan mendengar bunyi kepakan sayap tyto alba.
Tak berhenti di situ, Tyto alba memiliki penglihatan yang sangat tajam dan peka sehingga dapat melihat dalam kegelapan untuk mendeteksi lokasi mangsa. Bola mata Tyto alba diketahui memiliki kedudukan tetap pada tempatnya menghadap ke depan dan memberikan penglihatan yang bersifat binokuler dan stereoskopi yang memiliki adaptasi yang sangat baik untuk melihat pada intensitas cahaya yang sangat rendah.
Kehebatan mata Tyto alba juga didukung oleh pendengaran mereka yang menakjubkan. Tyto alba memiliki pendengaran yang tajam sehngga tahu persis dari mana suara berasal dan mampu menghafal bunyi tertentu terkait dengan jenis tertentu dari mangsanya. Hal ini disebabkan oleh bulu- bulu pendek dalam indra pendengaran Tyto alba yang berfungsi sebagai pemantul suara yang sangat peka dan mengarahkan mereka terhadap sumber bunyi sehingga mampu mendeteksi lokasi mangsa baik dalam arah maupun jarak secara tepat walaupun dalam keadaan gelap total.Untuk penyebarannya sendiri, burung hantu jenis ini bisa ditemui di semua tempat di muka bumi ini, kecuali di daerah kutub, gurun, pegunungan di Asia Utara, sebagian besar daerah Mikronesia dan pulau- pulau di kawasan Pacific.Tyto alba baru dideskripsikan secara resmi pada tahun 1769 oleh seorang naturalis berkebangsaaan Italia bernama Geovani Scopoli. Nama Tyto alba terdiri dari kata alba yang diambil dari bahasa Latin yang berarti putih.
Begitu besar manfaat burung hantu sebagai mitra petani, Pemerintah Kabupaten Semarang telah menggalakkan kembali pemanfaatan burung hantu. Berangkat dari belajar ke Pusat Karantina Burung Hantu Tlogoweru Kabupaten Demak Jawa Tengah, petani mulai mengembangkan burung hantu di beberapa kecamatan di Kabupaten Semarang. Bantuan pemerintah daerah berupa rumah burung hantu (rubuha) telah dilakukan dalam 2 tahun ini. Lokasi pendirian rumah burung hantu diletakkan di tengah-tengah sawah dimaksudkan untuk memancing burung hantu yang hidup bebas dan liar agar mau menempati rumah burung hantu sehingga burung hantu tersebut akan lebih mudah dalam memangsa hama tikus sawah. Rumah burung hantu yang berbentuk kotak dengan tiang penyangga tersebut akan secara alami didatangi burung hantu yang beranjak dewasa dengan meninggalkan tempat tinggal induknya.Keberhasilan pemanfaatan burung hantu sebagai pengendali hama tikus sawah adalah harus menjadi tugas dan tanggung jawab bersama baik masyarakat khususnya petani, pemerintah dan pihak swasta yang mempunyai kepedulian terhadap permasalahan ini. Belum semua petani mempunyai kesadaran bahwa burung hantu cukup efektif dalam pengendalian hama tikus sawah. Perlunya sosialisasi, penyuluhan dan peningkatan ketrampilan dalam mengembangkan burung hantu menjadi sebuah keharusan. Andaikata sebagian besar petani telah memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang manfaat burung hantu maka akan lebih mudah dalam pengembangan potensi burung hantu sebagai pengendali hama tikus sawah yang pada akhirnyadapat meningkatan produksi padi dan pendapatan petani sehingga akan lebih meningkatkan kesejahteraan petani.
Nah, itulah beberapa fakta unik dan mitos burung Hantu yang mencengangkan. Meski demikian, apapun mitos yang berkembang di masyarakat, burung Hantu tetaplah seekor burung eksotis yang mempunyai banyak keunikan. Bahkan, burung Hantu telah terbukti mampu membantu petani memusnahkan hama tikus di sawah. Jadi, tetap cintai burung Hantu dan jangan percaya mitos tentang burung Hantu yang belum terbukti kebenarannya.






